Sakura trees

Sabtu, 02 November 2013

Dreams It`s True

Rabu, 10 Oktober 2012
04.55 WITA
Perumnas BTN Poasia Anduonohu




Mimpi adalah suatu bunga tidur yang hanya terjadi ketika kita berada dalam kondisi tak sadarkan diri. Ketika kita tertidur, ruh dalam jasad kita sudah ditarik kembali oleh yang memilkinya, yakni ALLAH SWT. Allah memilki ruh-ruh setiap insan manusia yang semuanya itu berada dalam genggamanNya. Saat itu tak ada yang saya pikirkan, saya hanya tertidur dan pikiran menjadi kosong. Mimpi itu terkadang menghiasi tidur kita hingga kita mampu mengingatnya dan merasakan mimpi tersebut. Dalam ilmu sains, mimpi dianggap sebagai sesuatu respon yang terjadi di otak secara tak sadar. Saraf mampu mngimplus terjadinya respon sehingga otak itu merangsang sel-sel saraf untuk menyimpan dan membawa respon itu ke dalam memory hingga mampu merasakannya.
        Suasana gelap gulita dan tak ada yang bisa saya lihat. Semua seakan kosong dan tak ada siapapun. Mimpi itu saya rasakan ketika berada dalam kondisi tidur, tetapi saya mampu mengingat dan merasakan kejadian itu secara detail. Nafas sekan terhenti hingga batas tenggorokan. Suasana gelap yang saya rasa menambah ketakutan dalam hati. Ruh seakan ditarik melalui ubun-ubun dan nafas tak bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Saat itu tanganku terkepal seperti posisi tangan ketika sholat. Kakiku tegang dan badan seakan terangkat dan membusung ke atas. Saya seperti tak percaya dengan kata-kata orang yang pernah mengalami seperti apa yang saya alami saat itu. Mungkin orang lain berpendapat bahwa hal itu cuma mimpi. Memang pada saat itu saya tidur, tapi saya dalam keadaan sadar. Bukan ketindisan atau seperti mimpi yang lain, tapi itu merupakan kejadian yang benar-benar menakutkan dan saya baru mengalaminya saat itu. Mereka mengatakan bahwa orang yang ketindisan tidak bisa melakukan apa-apa, dada terasa sesak seperti mau mati.
Saya merasakan bahwa saat itu saya mengalami yang namanya Sakratul Maut. Saya mendengar suara-suara yang terdengar seperti sayup-sayup tapi bisa terdengar olehku. “LAA ILAAHA ILALLAH.. LAA ILAAHA ILALLAH.. LAA ILAAHA ILALLAH..” suara itu selalu terdengar olehku sampai saat sesuatu terasa masuk ke dalam ubun-ubunku, seperti angin yang ditiupkan diubun-ubun. Suara LAA ILAAHA ILALLAH terdengar cukup jelas bagiku, kemudian saya ikut mengucapkan kalimat itu tetapi hanya didalam hati sebab mulut saya seperti tidak bisa lagi berbicara. Nafasku terasa sesak dan tertekan dirongga dada seakan nafas ini mau diambil oleh yang memilkinya yakni ALLAH SWT. Saya tak henti-hentinya mengucapkan kalimat LAA ILAAHA ILALLAH didalam hati sampai saya terbangun dipagi hari dengan suasana yang menakjubkan. Seandainya kalimat LAA ILAAHA ILALLAH saya tidak ucapkan didalam keadaan mimpi Sakratul Mautku itu, mungkin saya tidak akan bangun lagi dari mimpiku dan semua itu adalah kuasa ALLAH SWT, semua berada dalam genggamanNYA.. Wallahu Alam..
Saya memang jarang shalat selama beberapa minggu ini dikarenakan luka yang saya alami. Bagian punggungku terasa sakit jika digerakkan dan terkadang mengeluarkan darah jika menggerakkan tangan dengan cukup keras. Tapi setelah saya mengalami kejadian Mimpi yang menakjubkan itu, saya kemudian sadar bahwa ALLAH ingin menyampaikan kepada saya untuk shalat lagi dan tetap beribadah kepadaNya.

Sehingga melaui kejadian ini saya harapkan pula kepada pembaca agar tetap beribadah dan shalat, karena itu adalah hal yang paling utama disisi ALAH SWT. Subhanallah..Walhamdulillah.. Wa alaa ilaaha ilallah.. Wallahu Akbar..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar